Ternyata begini perbedaan Power Steering Hidrolik dan Elektrik

Ternyata begini perbedaan Power Steering Hidrolik dan Elektrik

Otomotif – Teknologi terus berkembang setiap tahunnya. Baik dari segi fungsionalitas, keselamatan maupun sistem mekanis pada kendaraan. Salah satunya adalah sistem power steering elektrik (EPS).

Sistem kemudi ini semakin banyak hadir pada mobil masa kini. Namun, power steering hidrolik juga di lengkapi pada beberapa kendaraan. Keduanya memiliki sistem, teknologi, dan pemeliharaan yang berbeda.

Apa perbedaan antara power steering hidrolik dan elektrik?

1. Efisisensi Pemakaian

Mobil yang di lengkapi sistem EPS tidak lagi menggunakan pompa hidrolik atau piston. Mobil yang di lengkapi EPS di bekali dengan perangkat motor listrik sederhana yang di rancang untuk menerima perintah dari pengemudi.

Dengan menggunakan sistem EPS maka bobot kendaraan juga bisa di kurangi. Sistem EPS berarti mobil tidak menggunakan tenaga yang di sediakan oleh mesin seperti halnya sistem kemudi hidrolik. Singkatnya, mobil yang di lengkapi sistem EPS lebih efisien.

2. Cairan

Mobil yang masih menggunakan sistem power steering hidrolik membutuhkan banyak cairan untuk mengoperasikannya. Oleh karena itu, mobil yang di lengkapi sistem kemudi hidrolik perlu mendapat perhatian khusus.

Bahkan, mobil dengan sistem kemudi hidrolik lebih rentan bocor karena menggunakan lebih banyak cairan.

Berbeda dengan kendaraan EPS. Mobil dengan sistem EPS hanya membutuhkan satu jenis cairan, dan komponen internalnya tidak serumit sistem hidrolik.

Sistem EPS di kendalikan oleh komputer, tentunya hal ini juga memudahkan dalam melakukan kalibrasi kendaraan menggunakan sistem kelistrikan.

3. Perawatan

Sistem mobil dengan EPS lebih mudah perawatannya di bandingkan sistem power steering hidrolik. Karena kenyamanannya, mobil yang di lengkapi sistem EPS sering kali di pilih daripada sistem kemudi hidrolik.

Tentu saja pemilik mobil tidak ingin di repotkan dengan masalah ini bukan?

4. Tenaga

Beberapa orang berpendapat bahwa kemudi hidrolik membuat mobil lebih bertenaga. Artinya, mobil bisa menyalurkan tenaga lebih besar di jalan.

Namun perlu di perhatikan, tenaga yang cukup besar tersebut justru berpengaruh pada sistem kemudi hidrolik saat melewati permukaan jalan berlubang, rusak, atau bergelombang.

Sementara itu, mobil yang menggunakan sistem EPS mampu mendistribusikan tenaga mobil dengan baik saat melewati jalan yang kasar dan bergelombang.

Nah, itulah mengapa mobil dengan sistem EPS lebih menarik dan mudah di gunakan.

Jika ingin takdir baik, jangan berhenti berbuat baik

Anda Mungkin Juga Suka