Sinopsis Film Budi Pekerti, Mengangkat Isu Bahaya Cyber Bullying

Sinopsis Film Budi Pekerti, Mengangkat Isu Bahaya Cyber Bullying

Sinopis Film – Di dunia perfilman Tanah Air, nama Wregas Bhanuteja tercatat sukses dengan film-filmnya yang berkualitas. Setelah sukses dengan film Penyalin Cahaya, kali ini sutradara berbakat tersebut kembali hadir dengan karya terbarunya bertajuk Budi Pekerti.

Film yang di bintangi Sha Ine Febriyanti, Angga Yunanda, Prilly Latuconsina dan Dwi Sasono ini di produksi oleh Rekata Studio, bekerja sama dengan Kaninga Pictures dan di dukung oleh KG Media, Hwallywood, Momo Films dan Masih Belajar.

Selain itu, film Budi Pekerti juga terpilih menjadi seleksi resmi SXSW Sydney Screen Festival 2023 yang berlangsung pada 15 hingga 22 Oktober 2023 di Sydney, Australia. Film yang tayang perdana dalam program Discovery Toronto International Film Festival (TIFF) ini akan tayang pada 2 November 2023 di seluruh bioskop di Indonesia.

Penasaran dengan ceritanya? Simak Sinopsis Film Budi Pekerti berikut ini!

Sinopsis Film Budi Pekerti

Sinopsis Film Budi Pekerti

Film ini bersetting di Yogyakarta pada masa pandemi. Budi Pekerti bercerita tentang Ibu Prani (Sha Ine Febriyanti), seorang guru BK yang terlibat perselisihan dengan salah satu pengunjung pasar.

Sayangnya kejadian ini di rekam oleh seseorang dan di posting di media sosial. Video tersebut pun mendapat komentar negatif karena sikap Bu Prani yang di anggap tidak mencerminkan seorang guru.

Video tersebut semakin tersebar luas. Tak hanya Bu Prani yang menjadi korban perundungan, namun keluarganya juga mendapat banyak kecaman dari netizen.

Seluruh keluarga Bu Prani mulai di hakimi dan di cari-cari kesalahannya, yang membuat hidup mereka sangat tidak nyaman dan tidak tenang. Bu Prani bahkan di ancam akan di keluarkan karena masalah ini.

Fakta-Fakta Film Budi Pekerti

Berikut 5 Fakta Film Budi Pekerti (2023) karya Wregas Bhanuteja yang mungkin belum Anda ketahui:

1. Memboyong 17 Nominasi di FFI 2023

Film budi pekerti memboyong 17 Nominasi FFi

Pihak komite mengumumkan nominasi Festival Film Indonesia (FFI) Citra Piala 2023 pada Sabtu (14 Oktober). Ke-22 nominasi ini di umumkan di Museum Nasional Indonesia Jakarta dan menobatkan film Budi Pekerti sebagai film dengan nominasi terbanyak tahun ini.

Film yang di arahkan Wregas Bhanuteja itu memboyong 17 nominasi. Di antaranya Film Cerita Panjang Terbaik, Sutradara Terbaik, Penulis Skenario Terbaik, Pengarah Sinematografi, Pengarah Artistik.

Kelima pemeran utamanya juga mendapat nominasi. Seperti Sha Ine Febriyanti dan Angga Yunanda di bagian Pemeran Utama Terbaik, Prilly Latuconsina dan Dwi Sasono di bagian Pemeran Pendukung Terbaik.

Selain Dwi Sasono, Omara Esteghlal juga memperoleh nominasi Pemeran Pendukung Pria Terbaik. Kemudian, di bagian busana dan musik, film Budi Pekerti juga mendapat porsinya.

2. Mewakili Indonesia di FFI 2023

Sinopsis Film Budi Pekerti - Film tentang Cyber Bullying

Budi Pekerti berhasil masuk dalam program Discovery pada Toronto International Film Festival (TIFF) 2023. Sebuah program yang di buat untuk menyokong sutradara-sutradara baru yang visioner.

Film tesebut merupakan salah satu dari 26 film yang bersaing dalam program tersebut. dan juga menjadi satu-satunya film Indonesia yang ditayangkan di TIFF 2023.

Sebuah film karya Wregas Bhanuteja ini juga memiliki judul internasional Andragogi yang berarti proses belajar yang melibatkan orang dewasa ke dalam struktur pengalaman belajar.

3. Film Pembuka di Jakarta Film Week 2023

Film Budi Pekerti Mewakili Indonesia di Toronto

Film Budi Pekerti juga menjadi film pembuka Jakarta Film Week (JFW) 2023. Sebuah festival film internasional yang di adakan pada tanggal 25 hingga 29 Oktober 2023 secara offline dan online.

Alasan di pilihnya film ini sebagai pembuka adalah karena di anggap mewakili semangat JFW yang mengangkat tema “Evolve” yang menggambarkan perkembangan perfilman Indonesia.

Selain itu, film ini juga menghadirkan dialog tentang perempuan yang berhadapan dengan situasi budaya dan sosial di sekitar mereka

4. Terinspirasi dari Kasus Viral di Media Sosial

Film Budi Pekerti Menceritakan tentang kasus Cyber Bullying

Film Budi Pekerti terinspirasi dari beberapa cerita yang viral di media sosial, termasuk kasus yang menimpa para guru di Indonesia.

Wregas Bhanuteja mengaku ingin mendalami bagaimana media sosial dapat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap seseorang, terutama jika orang tersebut memiliki profesi tertentu.

5. Tayang di Bioskop 2 November 2023

Film Budi Pekerti Tayang di Bioskop 2 November 2023

Film Budi Pekerti rencananya akan tayang di bioskop Indonesia pada tanggal 2 November 2023. Ini merupakan kesempatan bagi penonton Indonesia untuk menyaksikan karya Wregas Bhanuteja yang mendapat pujian dari berbagai kalangan.

Film ini di harapkan dapat menyampaikan pesan positif dan inspiratif kepada pemirsa khususnya para guru dan para penyintas cyber bullying.

Jika ingin takdir baik, jangan berhenti berbuat baik

Anda Mungkin Juga Suka