Biaya Perawatan Mobil Listrik Lebih Mahal dari Mobil Biasa

Biaya Perawatan Mobil Listrik Lebih Mahal dari Mobil Biasa

Otomotif – Mungkin sebagian dari Anda bertanya-tanya, apakah mobil listrik masih memerlukan biaya perawatan? Jawabannya iya, karena masih ada komponen yang perlu di ganti.

Biaya kepemilikan merupakan salah satu hal yang perlu di perhatikan dalam membeli mobil, mulai dari biaya yang harus di keluarkan untuk membeli bahan bakar, membayar pajak, hingga biaya perawatan.

Kehadiran mobil listrik tentu mengubah persepsi pengguna mobil terhadap biaya kepemilikan. Menggunakan motor listrik berarti tidak ada mesin untuk pengisian bahan bakar atau perawatan. Wajar jika menganggap mobil listrik tidak perlu ke bengkel resmi.

Faktanya, mobil listrik seperti Hyundai IONIQ atau Nissan LEAF masih memerlukan perawatan rutin dan pada akhirnya akan memakan biaya yang mahal.

Jadi apa sebenarnya yang harus Anda lakukan saat melakukan perawatan kendaraan listrik Anda?

Masih Ada Komponen Yang Harus Diganti

biaya perawatan mobil listrik

Meski tanpa penggantian mesin dan transmisi, mobil listrik tetap menggunakan komponen yang umurnya terbatas. Di antaranya adalah filter AC, cairan pendingin motor listrik, dan minyak rem.

Selain itu, mekanik juga akan melakukan berbagai pemeriksaan terhadap kondisi kendaraan. Mulai dari kondisi aki, saluran kelistrikan, kampas rem, level cairan radiator, dll.

Oleh karena itu, perawatan mobil listrik selalu memerlukan kunjungan rutin ke bengkel resmi agar suku cadang tetap terpantau dengan baik dan mobil tidak berpotensi mengalami masalah saat di gunakan.

Untuk Nissan LEAF, pemilik harus mengunjungi bengkel resmi setiap 10.000 km. Sedangkan untuk mobil listrik Hyundai seperti IONIQ atau KONA Electric perlu melakukan perawatan berkala setiap 15.000 km

Berapa Biaya Yang Harus Dikeluarkan?

mobil listrik

Omong-omong, kedua mobil yang kami sebutkan di atas sama-sama memiliki layanan gratis untuk jangka waktu tertentu. Untuk Hyundai tidak perlu mengeluarkan biaya perawatan hingga 75.000 km atau 5 tahun (mana yang lebih dulu), sedangkan Nissan gratis hingga 70.000 km atau 5 tahun.

Pengguna Nissan LEAF mulai di kenakan biaya mulai 80.000 km sebesar Rp 1.870.660. Sedangkan 90.000 km berharga Rp478.940 dan ​100.000 km berharga Rp1.151.700.

Sementara itu, kami masih belum memiliki informasi mengenai biaya perawatan kendaraan listrik Hyundai. Selain tak tertera di situs resminya, Putra Samiaji, General Manager Service Department PT Hyundai Motors Indonesia, juga tak merinci berapa biaya pasti yang harus di keluarkan pemilik mobil hingga saat ini.

Namun, ia memperkirakan pemilik mobil mungkin harus membayar Rp 3 juta selama lima tahun setelah masa layanan gratis berakhir.

Jika ingin takdir baik, jangan berhenti berbuat baik

Anda Mungkin Juga Suka