Begini Cara Memahami Lampu Sein Truk dan Bus di Jalan Raya

Begini Cara Memahami Lampu Sein Truk dan Bus di Jalan Raya

Otomotif – Keselamatan merupakan kriteria mutlak dan terpenting saat berkendara di jalan raya. Pengemudi mobil pribadi perlu memahami isyarat pengemudi lain agar terhindar dari kecelakaan, terutama saat berkendara di malam hari.

Isyarat pengemudi merupakan salah satu faktor utama dalam mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, baik itu kondisi kendaraan, kondisi teknis jalan bahkan faktor lingkungan sekitar.

Pengemudi yang terbiasa berkendara pada malam hari biasanya sudah terbiasa dengan kondisi berkendara tertentu. Misalnya saja jika Anda ingin menyalip mobil di depan Anda. Tentu saja yang paling sulit adalah menyalip truk besar dan bus antar kota.

Karena dimensi kendaraan ini yang besar, ruang untuk menyalip mungkin terbatas. Tentu saja, keberadaan titik buta dan area yang tidak bisa di lihat dari arah berlawanan menjadi sebuah tantangan tersendiri.

Mengutip dari berbagai sumber, pengemudi truk dan bus sebenarnya mengisyaratkan sinyal lampu bagi pengemudi lain, terutama yang berjalan di belakangnya, karena memiliki kode khusus.

Namun setiap daerah mempunyai kode tersendiri dengan tujuan yang berbeda-beda. Di wilayah Jawa, ada dua isyarat yang di berikan oleh pengemudi truk dan bus kepada pengemudi yang mengikutinya.

Lampu Sein Kanan Menyala

Apabila terlihat truk atau bus berbelok dengan lampu sein kanan menyala padahal truk sedang berjalan lurus yaitu tidak ada tikungan, ini merupakan peringatan bagi pengemudi truk atau bus untuk mempersilahkan kepada pengemudi di belakangnya untuk mendahuluinya. Sinyal sein kanan juga berarti jalur kanan aman dan bebas dari kendaraan lain.

Lampu Sein Kiri Menyala

Sedangkan jika lampu sein kiri truk atau bus berkedip, itu isyarat kepada pengemudi di belakang Anda untuk tidak menyalip. Lampu sein kiri menyala, menandakan situasi di depan berbahaya atau ada kendaraan lain datang dari arah berlawanan.

Lain lagi di wilayah Sumatera. Permainan indikator sein di lintas Sumatera justru sebaliknya.

Lampu Sein Kanan Menyala

Bila pengemudi truk atau bus mengeluarkan kode lampu sein kanan, berarti pengemudi di belakang tidak boleh menyalip. Tanda ini menandakan ada kendaraan yang melaju.

Lampu Sein Kiri Menyala

Ketika lampu sein kiri berkedip, pengemudi truk atau bus memberi isyarat kepada pengemudi di belakangnya bahwa ia boleh lewat karena tidak ada kendaraan yang datang dari arah berlawanan.

Namun, sebaiknya Anda mewaspadai titik buta Anda sebelum menginjak gas untuk menyalip. Pengemudi biasanya menerima sinyal dengan menyalakan lampu hazard atau lampu utama selain lampu sein.

Lampu Hazard

Jika Anda memperhatikan kendaraan di depan Anda tiba-tiba menyalakan lampu hazard, berarti ada keadaan darurat atau bahaya, atau ada rintangan seperti halangan. Pengemudi lain kemudian harus mengurangi kecepatannya dan menyalakan lampu hazard.

Lampu peringatan bahaya biasanya di nyalakan untuk menunjukkan bahwa kendaraan di depan mengalami kerusakan rem, jalan berlubang, atau terjadi kecelakaan atau kerusakan yang dapat mempengaruhi kecepatan kendaraan.

Kabel lampu utama selalu dinyalakan oleh pengemudi, biasanya pada malam hari, untuk penerangan saat berkendara. Namun jika Anda melihat bus atau truk yang lampu depannya mati, ini adalah sinyal khusus dari pengemudi.

Biasanya, kode tersebut di maksudkan untuk menunjukkan bahwa kendaraan mengalami rem blong. Dan akhirnya sinyal optik DIM telah tiba. Sinyal ini biasanya diberikan oleh pengemudi dari belakang yang mencoba menyalip kendaraan di depannya. Jika Anda melihat kendaraan di belakang Anda dengan lampu redup menyala, berarti mereka meminta izin untuk lewat.

Jika ingin takdir baik, jangan berhenti berbuat baik

Anda Mungkin Juga Suka