Awas! Begini Penyebab Asam Lambung Naik dan Cara Mencegahnya

Awas! Begini Penyebab Asam Lambung Naik dan Cara Mencegahnya

Kesehatan – Istilah “asam lambung” mungkin Anda lebih familiar dengan penyakit maag. Yang jelas, asam lambung bermanfaat untuk sistem pencernaan, tentu bisa Anda hindari dengan menjaga terjadinya penyebab asam lambung naik dan selalu menjaga kesehatan lambung.

Sistem pencernaan akan mencerna dan mengubah makanan yang Anda makan menjadi bentuk yang lebih kecil. Proses ini tidak hanya menggunakan pergerakan otot lambung saja, namun juga melibatkan enzim pencernaan dan asam lambung.

Asam lambung adalah cairan asam yang dihasilkan oleh sel-sel pada lapisan lambung. Cairan ini memiliki empat kegunaan utama di bawah ini.

  • Memecah protein untuk selanjutnya di cerna lebih lanjut di usus halus.
  • Mengaktifkan pepsin yang merupakan enzim pencerna protein menjadi peptida.
  • Sebagai tanda bahwa makanan dapat berpindah dari lambung ke usus halus serta memberi sinyal pada pankreas untuk mengeluarkan enzim.
  • membunuh bakteri dalam makanan sehingga mencegah terjadinya infeksi.

Jika kesehatan lambung Anda terjaga dan produksi asam lambung seimbang, proses pencernaan pun pastinya akan berjalan dengan maksimal. Keberadaan asam akan memudahkan penguraian makanan sehingga tubuh dapat menyerap zat gizi dengan optimal.

Sebaliknya, asam lambung yang tidak seimbang dapat menimbulkan gejala gangguan pencernaan. Gejala yang paling umum yaitu sakit perut, nyeri pada ulu hati, mual, perut kembung, dan keluhan sejenisnya yang kita kenal sebagai maag.

Menjaga Kesehatan Lambung

begini penyebab asam lambung naik

Berikut beberapa tips yang bisa Anda ikuti untuk menjaga kesehatan lambung:

1. Perhatikan Jam Makan

Banyaknya aktivitas yang dilakukan setiap hari dapat menyebabkan Anda terlambat makan. Padahal, salah satu penyebab asam lambung naik adalah pola makan yang tidak teratur.

Jadi usahakan atur pola makan seperti sarapan, makan siang, dan makan malam pada jam yang sama. Jika ingin makan di malam hari, sebaiknya makan 3 hingga 4 jam sebelum tidur untuk menghindari penyebab asam lambung naik ketika tidur.

2. Makanlah Makanan Alami

Kebanyakan makanan yang kita makan setiap hari merupakan hasil pengolahan. Menurut penelitian dalam jurnal Inflammatory Bowel Diseases, mengonsumsi makanan olahan dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan pencernaan.

Sebaliknya, penelitian lain menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan alami yang kaya nutrisi dapat melindungi lambung dari berbagai penyakit pencernaan. Inilah sebabnya mengapa Anda perlu memperbanyak makanan alami dalam menu harian Anda.

3. Makan Dalam Porsi Kecil

Saat Anda makan dalam jumlah banyak, makanan yang masuk membuat otot perut meregang. Hal ini dapat memberikan tekanan yang tidak semestinya pada lambung, sehingga menyebabkan perut kembung, rasa tidak nyaman pada perut, atau mulas.

Menyesuaikan ukuran porsi ternyata bisa menjadi salah satu cara menjaga kesehatan lambung. Coba ubah porsi makan Anda dari tiga kali sehari, menjadi empat hingga lima kali dalam porsi yang lebih kecil. Ini akan membuat perut lebih ringan.

4. Jangan Sampai Stress

Stres merupakan salah satu faktor penyebab penyakit GERD. Ini bisa menurunkan produksi hormon prostaglandin. Hormon ini berfungsi melapisi dinding lambung agar terlindung dari erosi asam lambung.

Stres memang sulit di hindari, namun dapat di kelola dengan berbagai cara. Cobalah teknik pernapasan, meditasi, atau alihkan perhatian dari stres dengan sesuatu yang Anda sukai. Bila perlu, Anda juga bisa menjalani terapi dengan psikolog.

5. Minum Air Putih Secukupnya

Meski terdengar sederhana, minum air putih ternyata bisa membantu Anda menjaga kesehatan lambung. Air mempunyai pH (tingkat keasaman) yang netral. Minum air putih akan membantu menetralkan pH lambung ketika jumlah asam yang dikeluarkan tinggi.

Namun, jangan minum terlalu banyak air dalam waktu singkat. Hal ini dapat mengganggu keseimbangan mineral dalam lambung sehingga menjadi penyebab asam lambung naik. Minumlah segelas air setelah makan dan ikuti anjuran minum dalam sehari.

6. Mengurangi Alkohol

Alkohol dan kafein merupakan stimulan yang dapat memengaruhi fungsi lambung. Asam yang tinggi pada kopi juga dapat menghambat penutupan otot sfingter kerongkongan. Padahal, otot ini seharusnya menutup saat Anda tidak sedang menelan makanan.

Bila sfingter tidak menutup, asam lambung dapat mengalir naik ke kerongkongan dan menyebabkan gejala maag. Jika kondisi ini terjadi berulang kali, maka disebut dengan penyakit refluks asam lambung atau GERD.

7. Hindari Merokok

Kebiasaan merokok dan konsumsi produk tembakau berdampak buruk terhadap kesehatan lambung. Memang nikotin yang terkandung dalam rokok atau produk tembakau dapat mengendurkan sfingter kerongkongan.

Seperti halnya meminum alkohol dan kafein, hal ini dapat menyebabkan asam lambung mengalir ke kerongkongan. Tidak hanya menyebabkan gejala maag, seringkali peningkatan asam lambung juga dapat menyebabkan esofagitis (radang esofagus).

8. Mengurangi Tekanan Pada Perut

Tekanan pada peru dapat memberikan tekanan pada lambung sehingga menyebabkan refluks asam lambung ke kerongkongan. Untuk mengurangi tekanan berlebih pada perut, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut ini.

  • Jangan langsung berbaring setelah makan, jika ingin berbaring tunggulah 2 sampai 4 jam setelah makan.
  • Mengendurkan ikat pinggang, kancing baju, atau celana setelah makan.
  • Ketika sedang mengangkat barang, usahakan untuk menekuk lutut agar perut tidak tertekuk.

9. Meninggikan Posisi Tubuh

Saat tidur, tinggikan posisi tubuh Anda sekitar 15 – 20 cm dengan meletakkan bantal di bawah punggung. Jika memungkinkan, gunakan dudukan khusus yang lebih padat dari tumpukan bantal.

Meninggikan posisi tubuh saat tidur akan mencegah terjadinya penyebab asam lambung naik. Ingat, untuk menjaga asam lambung naik, sebaiknya hindari juga makan sebelum tidur dan berbaring setelah makan.

Jika ingin takdir baik, jangan berhenti berbuat baik

Anda Mungkin Juga Suka