13 Makanan Khas Jogja Yang Wajib Dicoba, Bisa Jadi Oleh-Oleh

13 Makanan Khas Jogja Yang Wajib Dicoba, Bisa Jadi Oleh-Oleh

KulinerJogja merupakan salah satu destinasi wisata yang di gandrungi oleh banyak wisatawan. Selain memiliki tempat wisata yang menarik, beberapa kuliner khas Yogyakarta juga sangat sayang untuk di lewatkan.

Salah satu masakan yang populer di Jogja adalah Gudeg. Hidangan ini memiliki rasa manis dan asin yang akan membuat lidah Anda tergelitik. Selain itu ada sate klatak, bakpia, sate kere dan masih banyak lagi masakan khas jogja lainnya.

Berkunjung ke Jogja belum lengkap tanpa menikmati makanan khas jogja yang menggugah selera. Beberapa masakan khas Jogja ini bisa memanjakan lidah Anda lho!

Makanan Khas Jogja

Berikut 15 daftar rekomendasi makanan khas Jogja yang bisa di jadikan referensi wisata kuliner Anda.

1. Gudeg

Gudeg merupakan makanan khas Jogja yang bisa Anda nikmati

Mendengar kata gudeg pasti langsung mengingatkan kita pada Yogyakarta. Menu spesial ini di buat dari nangka muda yang di masak dengan santan cukup lama. Dengan rasa yang cenderung manis membuat gudeg di gemari banyak orang.

Masakan khas Jogja ini biasa di santap dengan nasi dan santan kental atau sambal areh, ayam kampung, telur, tahu, dan sambal goreng krecek. Meski berasal dari Yogyakarta, namun beberapa kota di Jawa Tengah dan beberapa daerah lain di Indonesia juga banyak memproduksi gudeg, termasuk kota Solo.

Namun gudeg Solo berbeda dengan gudeg Yogyakarta. Gudeg asal Yogyakarta cenderung lebih kering dan tahan lebih lama di bandingkan Gudeg asal Solo atau daerah lain. Di Yogyakarta salah satu gudeg yang paling terkenal adalah Gudeg Yu Djum yang kedainya tersebar di berbagai sudut kota Jogja.

2. Sate Klatek

Sate Klatek Khas Yogyakarta

Banyak orang mengira sate Klatak adalah sate katak karena namanya memang terdengar seperti katak. Namun sebenarnya, sate ini terbuat dari daging kambing yang di bumbui dengan beberapa rempah lalu di tusuk dengan batang besi, bukan tusuk bambu biasa.

Sate klatak di anggap sebagai makanan khas Jogja yang unik karena pembuatan tusuk satenya menggunakan jeruji roda sepeda. Bukan tanpa alasan, jeruji roda sepeda dipilih karena di nilai memiliki daya hantar panas yang baik. Dengan begitu, saat sate di panggang, bagian dalam dagingnya juga matang sempurna.

Keistimewaan sate klatak lainnya terletak pada bumbu yang digunakan. Jika daging sate biasanya di bumbui dengan berbagai macam rempah, sate klatak hanya di bumbui dengan garam dan sedikit ketumbar.

Sate klatak biasanya disantap dengan nasi, kuah kari atau kecap asin dan sedikit cabai rawit.

Di Yogyakarta terdapat warung sate Klatak Pak Pong yang terletak di pasar Jejera Jl. Imogiri Timur. Warung Sate Klatak Pak Pong buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 24.000 WIB.

3. Tengkleng Gajah

Tengkleng Gajah makanan khas jogja

Apa yang ada di pikiran Anda ketika mendengar tengkleng gajah? Tenang saja, ini bukan tengkleng daging gajah melainkan kuah sop daging kambing, jeroan, dan tulangnya.

Nama tengkleng gajah mengacu pada takaran atau penyajiannya yang besar, itulah sebabnya disebut porsi gajah. Masakan khas Yogyakarta ini terdiri dari olahan tulang daging kambing berukuran besar yang di juluki tengkleng gajah.

Tulang kambing yang di sajikan dalam tengkleng masih mengandung daging dan sumsum yang tersembunyi di dalam tulangnya. Tengkleng gajah dapat ditemukan di Warung Sari Roso Mulyo atau Warung Tengkleng Gajah yang terletak di Jalan Kaliurang.

4. Oseng Mercon

Oseng Mercon Merupakan makanan khas yogyakarta

Bagi para penyuka masakan pedas, Kalian bisa mencoba oseng mercon ini. Salah satu Oseng Mercon yang ramai di kunjungi para wisatawan adalah oseng mercon Bu Narti. Nama oseng mercon di pakai karena sagu ini begitu istimewa sehingga rasanya seperti akan meledak di mulut saat disantap.

Masakan asli Indonesia ini pertama kali di buat oleh Ibu Narti pada tahun 1997. Awalnya menu ini hanya di jual di tenda ibu Narti dan letaknya di pinggir jalan. Nama dan cita rasanya yang unik membuat tenda Bu Narti di kenal dengan nama warung oseng-oseng Bu Narti.

Oseng mercon sendiri mengacu pada masakan yang terbuat dari tetelan daging sapi atau koyor yang di masak dengan cara di oseng. Kemudian tetelan sapi tersebut di bumbui dengan berbagai macam rempah dan cabai rawit sehingga menimbulkan rasa yang sangat pedas.

Selain tetelan daging, oseng mercon juga mengandung bahan lain seperti ayam, jeroan, hati, ampela, dan kikil. Oseng mercon tidak bisa di makan sendiri karena khawatir rasa pedasnya dapat membahayakan kesehatan, jadi makanlah dengan nasi putih. Ingatlah untuk memilih minuman yang mampu menetralkan rasa pedas di mulut Anda.

5. Tiwul

Tiwul Merupakan Makanan Khas Jogja

Masakan khas Jogja selanjutnya adalah nasi tiwul. Masakan ini berasal dari kabupaten Gunungkidul. Sajian nasi alternatif ini berbahan dasar singkong dan sudah ada sejak masa penjajahan Jepang.

Saat itu harga beras sedang cukup tinggi dan sulit di beli sehingga lahirlah menu alternatif nasi yang kreatif yaitu tiwul.

Namun kini tiwul telah menjadi favorit bahkan ciri khas masakan Gunungkidul, Wonogiri, Pacitan, dan Blitar. Bahkan, tiwul sudah ada dalam bentuk instan sehingga cara penyajiannya sangat cepat.

6. Bakpia Pathuk

"</p

Jajanan ini merupakan makanan khas Jogja yang sering di cari banyak wisatawan. Bakpia pathuk merupakan salah satu kuliner legendaris Yogyakarta yang sering dijadikan oleh-oleh.

Teksturnya yang manis dan renyah membuat bakpia ini menjadi favorit para wisatawan. Variasi rasa bakpia banyak sekali seperti kacang hijau, coklat, keju bahkan durian.

Jika Anda berkunjung ke kota Yogyakarta, makanan ini sangat cocok untuk di jadikan oleh-oleh. Menikmati bakpia dengan secangkir teh akan menambah kehangatan Anda dan keluarga, lho!

Bakpia pathuk tersedia dengan berbagai merek dagang. Anda dapat memilih harga yang paling dekat dengan jangkauan Anda.

7. Sate Kere

Sate Kere merupakan makanan khas jogja

Makanan yang satu ini telah menunjukkan jati dirinya di dunia sate. Sate Kere terbuat dari daging sapi tiruan atau sebagian daging sapi yang di olah dengan beberapa bumbu, sehingga mempunyai aroma yang sangat menarik saat dipanggang.

Tak hanya aromanya, rasa dagingnya juga tak kalah enak. Jogja punya beberapa tempat yang terkenal dengan sate kerenya. Anda bisa mencicipinya di Pasar Beringharjo. Meskipun hanya di pojok pasar, para pecinta Sate Kere selalu menantinya.

8. Mie Lethek

Mie Lethek

Ketika Umar Yassir datang dari Yaman untuk berdakwah, ia menyiapkan mie dari bahan-bahan yang mudah di dapat oleh penduduk setempat. Tujuannya untuk membantu masyarakat menjalani pola makan sehat berdasarkan bahan-bahan alami.

Mie lethek juga tidak menggunakan pemutih dan warnanya agak kusam. Mie Lethek sering di olah menjadi mie rebus atau mie tumis. Menu ini sering di sajikan dengan telur bebek atau telur ayam kampung, ayam potong-potong, dan banyak sayuran.

Hidangan ini bisa di santap dengan nasi untuk menciptakan rasa kenyang. Pada tahun 2019, mie lethek khas Yogyakarta di tetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

9. Brongkos

Brongkos

Brongkos merupakan masakan berbahan dasar sup yang cukup terkenal di Yogyakarta. Masakan ini memiliki warna kuah yang hitam karena penggunaan kluwak yang di campur dengan santan.

Di Yogyakarta banyak sekali tempat makan yang menjual brongkos, namun yang pertama kali berdiri adalah Warung Makan Bu Rini yang terletak di Desa Taman, Kecamatan Patehan, Kecamatan Kraton sejak tahun 1973.

Brongkos biasa di sajikan dengan nasi panas. Topping brongkos sayur antara lain kacang tunggak, tahu, telur, dan koyor. Sedangkan untuk telur dan kuning telurnya tergantung keinginan pembeli.

Masakan tradisional khas Yogyakarta ini mempunyai cita rasa yang nikmat dan pedas karena cabai rawitnya tetap utuh setelah di masak. Selain di sajikan dengan nasi, brongkos juga di lengkapi dengan lauk tambahan seperti tempe goreng, perkedel, peyek, kerupuk karak dan lauk lainnya.

10. Bakmi Jawa

Bakmi Jawa yang terkenal di Jogja

Bakmi Jawa bisa di temukan di banyak daerah, termasuk Yogyakarta. Mie jawa ini di sajikan dengan berbagai bahan tambahan yang tidak biasanya di temukan pada mie biasa. Mie Bakmi Jawa berukuran lebih besar di bandingkan mie jenis lainnya.

Dalam semangkuk mie jawa sering kali terdapat irisan kembang kol dan potongan besar ayam. Satu porsi mie jawa juga di lengkapi bawang goreng agar aromanya semakin nikmat.

Proses pembuatan mie jawa cukup unik karena di masak dengan cara tradisional yaitu di atas arang. Di Yogyakarta banyak di jumpai penjual mie khas Jawa, salah satunya adalah Bakmi Pele yang terletak di sisi tenggara Alun-Alun Yogyakarta.

11. Jadah Tempe

Makanan khas jogja jadah tempe

Jadah tempe merupakan masakan yang berasal dari Kabupaten Sleman Yogyakarta atau lebih tepatnya dari lereng Gunung Merapi Kaliurang. Makanan khas Jogja ini merupakan hidangan tradisional yang memadukan jadah dan tempe. Jadah sendiri mengacu pada makanan yang terbuat dari olahan ketan, sedangkan tempe mengacu pada tempe yang di olah menjadi bacem.

Dahulu jadah merupakan makanan favorit Raja Hamengkubuwono IX. Jadah tempe biasanya di kemas dalam daun pisang, di mana setiap satu jadah akan didampingi satu tempe. Ada banyak cara makan sajian ini, misalnya dengan menghimpit jadah dengan dua tempe layaknya burger.

Makanan ini adalah ikon kuliner dari kawasan Kaliurang yang harus Anda Coba jika berkunjung ke sana. Selain nikmat, jadah tempa ini mempunyai harga terjangkau antara Rp10.000–Rp20.000 saja.

12. Nasi Kucing

Nasi Kucing Khas Yogyakarta

Jogja juga terkenal dengan angkringan yang menjual berbagai macam makanan dengan harga murah, seperti Nasi kucing. Nasi kucing yang biasa disebut sego kucing ini memiliki ciri khas dalam porsi kecil seperti yang di makan kucing.

Biasanya nasi kucing di sajikan dengan sambal tempe, sambal teri, atau tumis jamur yang di balut daun pisang. Lauk tambahan seperti sate usus, sate telur, sate brutu dan gorengan bisa dijadikan lauk pauk saat menikmati sajian nasi kucing jogja ini.

Kalau Anda ingin menikmati sajian khas Jogja ini, datanglah ke angkringan yang banyak populer di sekitaran Jogja. Harganya juga sangat murah karena hanya Rp 2.000 untuk satu porsi dan tentunya belum tentu kenyang jika hanya membeli satu bungkus saja.

13. Mangut Lele

Mangut Lele

Mangut lele merupakan makanan khas yang sangat terkenal di Mataraman atau sekitar daerah Jogja, Solo, Semarang dan Kendal. Sajian lezat ikan lele yang di olah dengan bumbu santan ini bisa menjadi lauk lezat untuk memuaskan rasa lapar Anda.

Berbeda dengan mangut lele di daerah lain, khusus di Jogja, mangut lele biasanya di asapi terlebih dahulu lalu di masak. Dengan cara ini, aroma khas dan ketangguhan ikan lele tetap terjaga meski di masak dengan santan dan bumbu mangut.

Salah satu tempat menikmati mangut lele terbaik di Jogja adalah warung mangut lele Mbah Marto di Bantul. Seporsi mangut lele biasanya berharga antara Rp 10.000 hingga 25.000 tergantung jumlah ikannya.

Nah, itulah daftar makanan khas Jogja yang bisa di jadikan referensi Anda apabila berkunjung ke Yogyakarta. Menu manakah yang paling Anda minati?

Jika ingin takdir baik, jangan berhenti berbuat baik

Anda Mungkin Juga Suka